Rakorda Bangga Kencana, Wagub NTB Tekankan Pentingnya Pembangunan Keluarga
Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen menjadikan pembangunan keluarga sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak lagi hanya diukur dari pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat keluarga.
“Bonus demografi hanya akan menjadi berkah apabila kita mampu meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan yang baik, kesehatan yang optimal, serta keluarga yang kuat dan sejahtera,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana 2026 di Mataram, Kamis (12/3).
Menurut Wagub, partisipasi pasangan usia subur dalam penggunaan alat dan metode kontrasepsi di NTB menunjukkan tren positif dan relatif lebih tinggi dibandingkan sejumlah provinsi lain. Namun demikian, masih terdapat tantangan terkait kebutuhan keluarga berencana yang belum terpenuhi.
Ia menyebutkan angka unmet need atau kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi di NTB masih berada pada kisaran lebih dari enam persen. Kondisi ini menunjukkan masih adanya pasangan yang ingin menunda atau membatasi kelahiran tetapi belum memperoleh akses layanan keluarga berencana yang memadai.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung berbagai program strategis, mulai dari percepatan penurunan stunting hingga penguatan pola asuh keluarga yang inklusif. Langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait penguatan sistem “Satu Data Keluarga” sebagai dasar perencanaan pembangunan keluarga dan pengelolaan bonus demografi.
Direktur Kebijakan Strategi Bidang Peningkatan Sumber Daya dan Kemandirian Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, Indra Murty Surbakti mengingatkan pentingnya investasi besar dalam pembangunan SDM agar momentum bonus demografi tidak terlewatkan. Menurutnya, strategi penguatan bonus demografi perlu dilakukan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan sistem perlindungan sosial bagi masyarakat, termasuk kelompok lansia.
Dipost oleh PPID user pada 12 Apr 2026
2