Pimpin Apel Siaga, Wagub NTB Tekankan Reformasi Tata Kelola Sampah

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan tata kelola sampah di Nusa Tenggara Barat masih memerlukan pembenahan serius. Dari sepuluh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang beroperasi, baru enam yang menerapkan sistem terkontrol, sementara empat lainnya, termasuk TPA di Kota Bima, masih membutuhkan penataan lebih lanjut.

Penegasan tersebut disampaikan saat Wagub memimpin Apel Siaga Indonesia Asri dan NTB Asri Berkelanjutan di halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin (2/3).

Menurutnya, pola pengelolaan sampah yang masih didominasi pendekatan kumpul-angkut-buang tidak lagi memadai. Pemerintah daerah didorong untuk menggeser paradigma pengelolaan dari model konvensional menuju sistem yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, dimulai dari pengurangan dan pemilahan di tingkat hulu.

“Pengelolaan sampah harus bergeser dari pola konvensional menjadi sistemik dan berkelanjutan, dimulai dari hulu,” tegasnya.

Ia menambahkan, isu persampahan telah menjadi perhatian nasional dan dibahas dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah pada awal Februari lalu. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kepala daerah diminta menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai kekuatan sosial dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain pengelolaan TPA, Wagub juga menyoroti capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) NTB tahun 2025 yang berada pada angka 77,4 dengan kategori baik, namun masih di bawah target 78,19. Salah satu komponen yang belum optimal adalah indeks kualitas tutupan lahan. Karena itu, ia menekankan pentingnya percepatan reboisasi dan penghijauan sebagai langkah konkret memperbaiki kualitas udara, air, dan lahan secara berkelanjutan.

“Apel siaga ini menjadi titik awal. Yang lebih penting adalah aksi nyata, konsistensi, dan pelaporan berkala atas gerakan gotong royong yang kita lakukan,” ujarnya.

Apel siaga tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, unsur Forkopimda Kota Bima, jajaran perangkat daerah, TNI-Polri, pelajar, serta komunitas lingkungan.


Dipost oleh PPID user pada 2 Mar 2026

1

banner

Scan Qrcode atau klik SIMASKOT untuk mengisi Survei Kepuasan Masyarakat

SIMASKOT