Bandara Amman Mineral Berpotensi Perkuat Jalur Logistik dan Pariwisata

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah meninjau Bandara Amman Mineral di Desa Kiantar, Kabupaten Sumbawa, Jumat (13/3). Bandara yang masih berstatus bandara khusus tersebut saat ini telah terdaftar dan beroperasi secara terbatas, namun belum melayani rute penerbangan komersial.

Usai melakukan peninjauan, Gubernur menyampaikan bahwa fasilitas bandara tersebut dinilai sangat baik dan telah dilengkapi berbagai sarana penunjang yang memadai.

“Dimulai dari kedatangan sampai dengan keberangkatan semua lengkap dan ATC-nya juga sudah terisi. Tadi saya baru cek, ATC-nya juga sudah punya orang-orang sudah tersertifikasi untuk menjalankan ATC itu,” terang Gubernur.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari Bupati Sumbawa Barat, proses kalibrasi serta izin khusus bandara tersebut telah diperoleh. Namun izin umum agar bandara dapat digunakan oleh maskapai komersial masih dalam proses pengurusan.

Pemerintah Provinsi NTB, kata Gubernur, berkomitmen untuk membantu mempercepat proses perizinan tersebut sekaligus mencari model bisnis yang memungkinkan bandara ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh maskapai komersial.

Menurutnya, keberadaan bandara tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan konektivitas wilayah, termasuk membuka peluang kedatangan wisatawan yang lebih banyak ke Pulau Sumbawa dan Sumbawa Barat. Selain itu, akses logistik dan perdagangan juga akan menjadi lebih efisien.

“Yang di Pulau Sumbawa ini kan belum ada yang pernah langsung ke Surabaya. Jadi adanya ke Denpasar dan ke Lombok. Padahal kalau dilihat dari integrasi ekonomi kita, lebih banyak kita itu berhubungan ekonomi dan perdagangan itu dengan Surabaya, dengan Jawa Timur. Kalau itu bisa kita buka maka ada pintu masuk untuk pertukaran perdagangan antara NTB dengan Jawa Timur,” pungkas Gubernur.


Dipost oleh PPID user pada 13 Mar 2026

1

banner

Scan Qrcode atau klik SIMASKOT untuk mengisi Survei Kepuasan Masyarakat

SIMASKOT