Warga Bima Bersyukur Gubernur Perbaiki Jembatan Rusak

Warga Bima Bersyukur Gubernur Perbaiki Jembatan Rusak

Warga Kota dan Kabupaten Bima merasa bahagia dan bersyukur karena Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, membangun dan memperbaiki kembali Jembatan di Kota Bima, yang rusak diterjang banjir dua tahun lalu. Jembatan yang berlokasi di Kelurahan Jatibaru tersebut merupakan jembatan yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Bima Wilayah Utara.

Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul menyampaikan harapan agar pembangunan jembatan tersebut bisa cepat selesai. Sehingga bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat, apalagi aksesnya tersebut menghubungkan wilayah Kabupaten dan Kota Bima.

Orang nomor satu di NTB itu juga meminta pihak kontraktor untuk melibatkan masyarakat sekitar untuk mengawal dan mengerjakan pembangunan jembatan tersebut.

“Semoga bisa cepat selesai. Siapa tahu bisa selesai dalam bulan September,” ungkapnya.

Kebahagiaan dan rasa syukur disampaikan Kepala Kelurahan Jatibaru Timur, A. Karim Salasa, S. Sos, saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan dan Perbaikan Jembatan tersebut pada Rabu, 19 Juli 2023.

“Ini merupakan suatu Kebanggaan bagi kami masyarakat Kota dan Kabupaten Bima karena Bapak Gubernur menepati janjinya untuk memperbaiki Jembatan ini. Ini merupakan satu komitmen yang perlu kita hargai bersama. Kita akan dukung bersama Program Gubernur hingga selesai,” ungkapnya di hadapan Gubernur NTB, yang hadir bersama istri, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah.

Ia meminta seluruh masyarakat untuk membantu pembangunan jembatan tersebut. Sebab, jembatan tersebut tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Kota Bima, namun juga masyarakat Kabupaten Bima.

“Ini untuk kita semua. Ini adalah anugerah bagi kita. Kota Bima dan Kabupaten Bima yang menikmati hasil. Satu harapan kami, dari progam ini, kami mohon agar kami dilibatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur CV Yuanita, Buyung Nasution, M.M.Inov menyampaikan laporan bahwa pembangunan jembatan itu akan berlangsung selama 189 hari, dengan nilai Kontrak 3,5 Miliar. Atau batas akhir penyelesaian pembangunan tersebut adalah bukan Desember. Namun, Ia berupaya agar pembangunan tersebut bisa selesai lebih cepat.

“Kami upayakan agar selesai sebelum Desember. Bahkan kami yakin akan selesai di bukan Oktober,” katanya dihadapan ratusan warga dan pekerja. (Sandy, Photo : Jun)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *