Lakukan Peletakan Batu Pertama di Ponpes Darul Faizin Sembalun, Wagub NTB Ingatkan Penurunan Stunting dan Jaga Kelestarian Rinjani

Lakukan Peletakan Batu Pertama di Ponpes Darul Faizin Sembalun, Wagub NTB Ingatkan Penurunan Stunting dan Jaga Kelestarian Rinjani

Wakil Gubernur NTB, Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah, melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang belajar Yayasan Pondok Pesantren Darul Faizin, Sembalun Lombok Timur. Dalam momentum tersebut, Wagub menyampaikan pentingnya pondok pesantren sebagai pondasi mengokohkan keimananan generasi berakhlak mulia dimasa mendatang. “Menjadi kebahagiaan bagi kita semua, atas dibangunnya Musholla dan ruang belajar di Pondok kita ini,” ungkap Wagub pada Rabu, 14 November 2022.

Cucu Pahlawan Nasional, TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini berharap, alumni pondok pesantren harus mampu memberikan kontribusi terbaiknya untuk kemajuan daerah. “Alumni pesantren bisa jadi apa saja, bisa jadi pemimpin; bisa jadi pengusaha, bisa jadi dosen, dokter, yang terpenting; apapun tugas dan fungsi kita, semuanya harus berlandaskan fastabiqulkahirot.” tutup Wagub yang populer disapa Umi Rohmi tersebut.

Ikhtiar Turunkan Stunting

Di Pondok Pesantren Darul Faizin, Sembalun Lombok Timur, Umi Rohmi juga menekankan bahwa mencetak sumberdaya manusia NTB yang kompetitif dan memiliki daya saing secara global tidak terlepas dari penguatan SDM berbasis pendidikan dan kesehatan.  Ikhtiar menurunkan kasus stunting adalah upaya nyata pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Angka stunting yang masih menjadi PR kita di NTB untuk terus kita ikhtiarkan penurunnya menjadi perhatian pemprov NTB agar prevalensinya menjadi jauh berkurang. Karena itu di Desa Sembalun ini kami berharap Kepala Desa, Perangkat Desa diback oleh tenaga kesehatan dan kader Posyandu harus punya misi yang sama untuk tetap bahu-membahu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat mellaui penurunan stunting,” ujarnya.

Kepada jamaah Ponpes Darul Faizin dan masyarakat Sembalun, Ummi Rohmi berpesan, agar peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan yang menjadi bagian dari indikator IPM NTB tak boleh luput dari perhatian. “Harapan kami kepada masyarakat di sini untuk selalu memperhatikan gizi anak-anaknya dengan memberikan asupan makanan bergizi yang mengandung protein hewani kepada anak. Karena kandungan gizi tersebut dapat membantu mencegah anak dari stunting,” terang Wagub sekaligus mengungkapkan bahwa stunting bisa ditangani sedari dini.

“Caranya itu tadi dengan memberikan makanan bergizi serta menjalankan pola hidup sehat, menjaga lingkungan dengan tidak buang air di sembarang tempat. Laporan Kades Sembalun angka stunting masih 15 orang. Semuanya itu bisa diatasi dengan pola penanganan asupan gizi berimbang, asupan protein dan pola hidup bersih dan sehat,” pesan Umi Rohmi.

Jaga Kelestarian Rinjani

Kepada masyarakat Sembalun, Umi Rohmi mengingatkan bahwa Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) merupakan salah satu taman nasional di Indonesia yang telah ditetapkan sebagai Geopark Dunia karena memiliki daya tarik luar biasa. Selain sebagai kawasan konservasi, kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani memiliki pesona wisata lengkap mulai dari flora, fauna, dan panorama alam yang eksotis. Demi menjaga keindahan Rinjani, Umi Rohmi meminta masyarakat khususnya yang berada di kawasan Gunung Rinjani untuk tetap menjaga kelestarian alam dan hutannya, dengan tidak merusak hutan, menebang pohon sembarangan dan mencemari lingkungannya.

“Karena itu kami mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga sumberdaya alam Rinjani karena Gunung Rinjani merupakan sumber mata air bagi Masyarakat Pulau Lombok khususnya. Tidak menebang pohon sembarangan yang mengakibatkan rusaknya mata air. Selain itu perlunya dijaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan di kawasan konservasi alam nasional Gunung Rinjani. Itulah cara sederhana untuk menjaga kelestarian alam kita,” tutur orang nomor dua di NTB ini.

Taman Nasional Gunung Rinjani telah mendapatkan pengakuan sebagai Geopark Global Network sejak 2018. Pada tahun yang sama juga ditetapkan sebagai zona inti dari area Cagar Biosfer Lombok. dan masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) serta Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) NTB. (rL/muhlisin/diskominfotikntb. foto:umam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.