Pabrik Green Energy Pertama di Indonesia Akan Dibangun di NTB

Pabrik Green Energy Pertama di Indonesia Akan Dibangun di NTB

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah membahas rencana pembangunan pabrik Green Energy yakni pabrik pengelolaan sampah berbasis silkular ekonomi, Rabu 3 Mei 2023.

Pabrik yang digadang-gadang sebagai pabrik Green Energy pertama di Indonesia ini direncanakan akan mulai dibangun awal September mendatang. Pabrik ini akan dirancang sebagai salah satu solusi penanganan sampah di NTB dengan skala besar.

Gubernur menjelaskan, pembangunan ini melibatkan investor yang khusus melakukan industri pengolahan sampah yang sudah berpengalaman di Singapura. “Mereka ini kawan kita, yang sudah membangun pabrik pengolahan sampah di Singapura dan akan mrmbangun lagi di NTB, terang Gubernur.

Dua perusahaan nasional internasional yakni PT. Pancanaka dan Mars-Envotec yang akan membangun pabrik Green Energy pertama di Indonesia, sebelumnya sudah melakukan kajian, dan memilih NTB sebagai lokasi yang tepat untuk membangun pabrik ini.

Wakil Gubernur yang juga hadir dalam rapat tersebut, menyambut baik rencana pembangunan pabrik ini, dirinya menjelaskan pabrik ini dapat membantu NTB dalam permasalahan sampah, karena salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi adalah pengelolaan sampah. “Kami sangat terbuka, apa lagi yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, kami akan bantu sebaik mungkin,” terangnya.

Perusahaan ini juga akan bekerjasama dengan para pengepul mandiri untuk memenuhi kebutuhan sampah yang harus mencapai 350 ton per hari.

Dengan kapasitas sebesar ini, pabrik juga bisa sekaligus mengelola sampah yang ada di kebon kongok. Kelebihan dari pabrik ini adalah sampah tidak lagi perlu melakukan pemilihan, karena menggunakan mesin pemolah otomatis, sehingga tidak memakan banyak waktu.

Wakil Gubernur berharap, pembangunan pabrik ini dapat berjalan dengan lancar agar permasalahan sampah bisa terselesaikan dengan baik. (Tamhid, Photo : Afriadi)

   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *