NTB Raih 2 Penghargaan Provinsi Terbaik I dan III dari Dewan Energi Nasional

NTB Raih 2 Penghargaan Provinsi Terbaik I dan III dari Dewan Energi Nasional

Provinsi NTB berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dari Dewan Energi Nasional (DEN) yang bekerjasama dengan Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (PUSHEP). NTB sukses memenangkan penghargaan Anugerah DEN Tahun 2022 sebagai Provinsi Terbaik Pertama pada ‘Kategori: Daerah Terbaik dalam Mengoptimalkan Penggunaan EBT’ dan Provinsi Terbaik Ketiga pada ‘Kategori: Daerah Tercepat Penetapan Perda Rencana Umum Energi Daerah (RUED)’.

Anugerah penghargaan diterima langsung oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang hadir mewakili Gubernur Dr. Zulkieflimansyah dalam acara ‘Malam Anugerah DEN 2022’, di Auditorium Binakarna Hotel Bidakara Grand Pancoran – Jakarta, Jumat, 21 Oktober 2022.

Terkait penerimaan penghargaan, Wakil Gubernur NTB menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi dan kesyukuran. Ia berharap, penghargaan yang diperoleh dapat mencambuk semangat jajaran pemerintahan di NTB, untuk terus berkomitmen menyukseskan program Net Zero Emission (NZE) atau Nol Emisi Karbon tahun 2050 dan penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT).

“Banyak hal yang harus kita lakukan untuk mem-Follow Up Goal EBT, salah satunya menyelesaikan Pergub untuk mempercepat proses dari energi fosil ke EBT,” kata Wagub NTB yang populer disapa Umi Rohmi ini.

Srikandi tangguh kelahiran Pancor Lombok Timur itu menambahkan, pelaksanaan Energy Award diharapkan dapat meningkatkan komitmen dan semangat kerjasama antara pemerintah dan stakeholder, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk bersama-sama mendukung terwujudnya Ketahanan Energi Nasional atau KEN dan Bauran Energi Nasional. Hal ini disebabkan, karena realisasi pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan konsumsi energi serta bauran energi nasional masih jauh dari target KEN dan RUEN (Rencana Umum Energi Nasional).

Cucu Pahlawan Nasional, Syaikh Maulana TGKH Zainuddin Abdul Madjid ini membeberkan, penghargaan yang diberikan untuk NTB sebagai Provinsi Terbaik Pertama pada ‘Kategori: Daerah Terbaik dalam Mengoptimalkan Penggunaan EBT’ adalah berdasarkan sejumlah item penilaian, antara lain: Prosentase potensi EBT di wilayah provinsi yang telah dimanfaatkan; Jumlah kegiatan dan anggaran pembangunan EBT dalam APBD; Inovasi dan bentuk dukungan yang telah dilakukan untuk mendorong pemanfaatan EBT; serta Nilai investasi untuk pengembangan EBT di wilayah provinsi dalam lima tahun terakhir.

Sedangkan penghargaan sebagai Provinsi Terbaik Ketiga pada ‘Kategori: Daerah Tercepat Penetapan Perda Rencana Umum Energi Daerah (RUED)’, didapat atas dasar penilaian telah ditetapkannya Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUED) tingkat Provinsi NTB.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik Baiq Nely Yuniarti yang pada Malam Anugerah DEN 2022, turut hadir mendampingi Wagub NTB menambahkan, dengan adanya acara Anugerah DEN Tahun 2022, maka jajaran pemerintahan di daerah diharapkan dapat terdorong dan tersemangati untuk terus melakukan penyusunan dan mengimplementasikan RUED di Wilayahnya.

Energy Award merupakan bentuk apresiasi Dewan Energi Nasional kepada daerah yang dinilai dalam lima kategori, diantaranya: Pertama, Kategori Daerah Tercepat Menetapkan PERDA RUED Provinsi. Kedua, Kategori Implementasi Kebijakan dan Regulasi Turunan Perda RUED Provinsi. Ketiga, Kategori Daerah yang Mengoptimalkan Penggunaan EBT, Keempat, Kategori Daerah yang Melaksanakan Transisi Energi, dan kelima Kategori Daerah yang Paling Aktif Mengampanyekan Energi Bersih Berdasarkan Penilaian Stakeholder.

Pelaksanaan Energy Award bertajuk ‘Energi Bersih dan Transisi Energi untuk Ketahanan Energi yang Berkelanjutan Menuju Net Zero Emition (NZE) 2050’ ini, bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman seluas-luasnya tentang energi, energi bersih, transisi energi, ketahanan energi dan NZE.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan publikasi seluas -luasnya tentang tugas dan fungsi DEN serta peran dan kegiatan DEN yang telah dilaksanakan,” imbuh mantan Sekdis Perdagangan NTB ini.

Nely menegaskan, keterbatasan fiskal daerah tidak menjadi penghalang bagi Provinsi NTB membangun dan mengembangkan energi baru terbarukan (EBT). Oleh karena itu, sinergi terus dibangun antara pemerintah daerah, industri/swasta dan masyarakat untuk mempercepat transisi energi berkelanjutan, melalui eksplorasi skema kerjasama dan pembiayaan di luar APBD dan APBN. Turut hadir di Jakarta bersama Wagub NTB dan Kadiskominfotik, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral NTB, Zaenal Abidin. (ism-r/L)

Leave a Reply

Your email address will not be published.