KAPOLDA METRO JAYA : BERAT MENINGGALKAN NTB

KAPOLDA METRO JAYA : BERAT MENINGGALKAN NTB

Mataram- Kepala Kepolisian Metro Jaya, Drs. Irjen. Pol. Nana Sudjana, MM yang sebelumnya menjabat Kapolda NTB, mengaku berat meninggalkan NTB. Sebab menurutnya, selama menjalankan tugas di Bumi Gora tidak kurang delapan bulan, banyak kenangan serta kesan baik yang didapatkannya. Jenderal Bintang Dua itu menyampaikan hal tersebut saat Pisah Sambut Kapolda NTBz di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Senin (13/01/2020).

“Saya merasa sudah menjadi warga NTB. Makanya saya merasa berat untuk meninggalkan NTB. Suatu saat saya akan tetap berkunjung ke NTB,” ungkapnya di Hadapan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah beserta istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M. Sc dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah serta seluruh undangan yang hadir.

Kesan mendalam yang ia rasakan selama di NTB adalah kebersamaan dan sinergi yang baik dari seluruh komponen masyarakat. Termasuk juga kebersamaan dengan jajaran TNI serta Anggota FKPD lainnya.

“Kekompakan, kebersamaan ini yang kami bangun. Kemudian dari kekompakan itulah kemudian kita juga melakukan pemberdayaan anggota yang ada,” jelasnya.

Jenderal kelahiran Jawa Barat itu juga menjelaskan selama bertugas di NTB, lebih mengedepankan upaya-upaya pencegahan dari setiap potensi persoalan yang ada. Beberapa permasalahan yang menjadi perhatiannya yaitu terkait masalah potensi konflik ataupun konflik sosial yang memang sering dikatakan dulunya terjadi di NTB.

“Dengan pola upaya-upaya silaturahmi kemudian kita lebih mengedepankan hubungan sosial. Lebih baik anggota itu di lapangan daripada dia lebih banyak di kantor dalam rangka memberikan pencerahan kepada masyarakat dan teman,” katanya.

Kondusivitas daerah ini lanjutnya merupakan upaya bersama dengan TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Khusunya juga Pemerintah Provinsi dan Pemerintah di tingkat Kabupaten dan Kota.

“Selama saya menjabat sebagai Kapolda NTB, tidak ada kasus-kasus yang menonjol yang kemudian menjadi berita nasional,” tuturnya.

Ia juga menceritakan ketika dalam setiap berkunjung ke Kabupaten, disamping bersilaturahmi dan berkunjung ke bupati, ia tetap berkunjung ke Polres memberikan arahan. Ia juga selalu berupaya menyempatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan anggota anggota Kodim ataupun Batalyon yang ada di setiap kabupaten atau kota.

“Kita merasakan betul soliditas TNI Polri. Ini memang sangat sangat di dibutuhkan. Kedua institusi ini merupakan garda terdepan dan juga sebagai benteng terakhir dari pada NKRI,” tegasnya

Tidak lupa juga ia menceritakan pengalamannya dalam proses rehab rekon yang ada di NTB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *