Bunda Niken Ajak Peserta KKN Poltekkes Mataram Turut Serta Tangani Stunting

Bunda Niken Ajak Peserta KKN Poltekkes Mataram Turut Serta Tangani Stunting

Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah mengajak seluruh peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram Tahun 2023 untuk turut serta menangani permasalahan stunting di NTB.

Hal ini disampaikan Bunda Niken sapaan akrabnya, saat menjadi narasumber kegiatan KKN Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram Tahun 2023 yang berlangsung di Gedung Poltekkes Mataram pada Selasa, 2 Mei 2023.

Pada kegiatan yang mengangkat tema “Pencegahan dan Penanganan Stunting Berbasis Kearifan Lokal” tersebut, Bunda Niken menyambut baik kegiatan KKN yang disebutnya memiliki berbagai manfaat, khususnya pada masyarakat di desa-desa. Khusus dalam penanganan stunting, Bunda Niken menilai adanya kegiatan KKN ini menambah suntikan semangat dan tenaga baru dalam ikhtiar melawan stunting.

“Adik-adik yang KKN ini luar biasa, seperti mendapat tenaga-tenaga pendukung dalam membantu melawan stunting yang ada di desa-desa kita,” sebutnya.

Selain memberikan bantuan dan pengarahan, para peserta KKN juga diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat desa dalam mengatasi stunting. Dengan kemauan yang tinggi didukung dengan konsistensi, Bunda Niken optimis angka stunting di setiap desa di NTB akan terus menurun.

Stunting merupakan masalah serius yang harus dihadapi bersama, untuk itu keterlibatan semua pihak menjadi solusi utama dalam menangani permasalahan stunting. Selain itu, strategi yang tepat menjadi kunci dari percepatan penurunan angka stunting. Salah satunya yakni program yang saat ini tengah gencar dilakukan PKK NTB adalah Dapur Stunting.

“Adik-adik peserta KKN sangat berperan, karena dalam waktu yang cukup lama akan terlibat dalam memberikan pengarahan, bantuan dan yang lebih penting adalah mengubah mindset masyarakat disana,” pesan Bunda Niken.

Bunda Niken juga mengajak para peserta KKN untuk memaksimalkan Posyandu Keluarga yang kini telah ada disetiap Desa dan Dusun di NTB. Seperti diketahui, NTB saat ini telah 100% Posyandu Keluarga, dimana setiap Posyandu kini melayani bukan hanya anak dan ibu hamil saja, melainkan juga remaja hingga lansia. Selain itu, melalui Posyandu Keluarga juga dapat diberikan edukasi terkait masalah kesehatan hingga sosial yang cenderung terjadi ditengah-tengah masyarakat. (Sandy, Photo : Danu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *