HADIRI LAUNCHING KELURAHAN BINTARO BERSINAR, SEKDA NTB : PERANG TERHADAP NARKOBA

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, menimbulkan dampak yang dapat mengancam kehidupan dan masa depan generasi bangsa. Oleh Karena itu, perang terhadap Narkoba, harus terus dilakukan sebagai upaya untuk deteksi dini dan pencegahan. *Ayo Perang dan Berantas Narkoba,”kata Sekda, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si., mewakili Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., saat menyaksikan launching Kelurahan Bintaro Bersinar (Bersih dari Narkoba), Minggu (7/8/2022) di Kota Mataram. *Setelah launching di Gerbang Kota Toea Ampenan, Kelurahan Bintaro Bersinar, yang dilakukan Ketua DPRD Kota Mataram mewakili Walikota Mataram, Sekda melepas 600 peserta kampanye War on Drugs, dengan mengusung tema “Karnaval dan Festival War On Drugs 2022” bersama Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP). “Karnaval diikuti berbagai komunitas. Antara lain komunitas sepeda tua, komunitas penggemar mobil tua, komunitas mobil gede dan lainnya,”ungkap Miq Gite sapaan Sekda.

Sementara itu, Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha SIK mengatakan kegiatan ini merupakan upaya BNNP mengajak masyarakat dan seluruh elemen, melakukan upaya pencegahan dan penyalahgunaan Narkoba bagi generasi muda di NTB. “Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memotivasi bagi masyarakat kota Mataram untuk secara bersama-sama berkontribusi dalam melakukan pencegahan, penyalahgunaan dan penindakan kasus Narkoba,”kata Gagas. Melalui Penindakan saja juga tidak efektif dalam pemberantasan narkoba. Oleh karenanya peran semua pihak, memberikan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba. Selain itu, dikatakannya, kegiatan yang digelar di kota tua Ampenan merupakan bagian dari terus memperkenalkan daerah tersebut sebagai warisan sejarah dan destinasi wisata. Kegiatan ini merupakan kerjasama BNN Propinsi NTB dengan Pemerintah Kota Mataram. Dihadiri Forkopimda NTB, Walikota Mataram di wakili ketua DPRD Kota Mataram, Danlanal Mataram, l Kadiv PAS Kumham NTB, serta para peserta Karnaval dan Festival yang terdiri dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) NTB, Komunitas Vesva Gais, Semeton Montor Honde Toaq Mentaram, komunitas Mataram Merzy Brothers, komunitas Mobil Wilis serta Bikers Brotherhoods MC.

Sumber : edy/irfan/diskominfotikntb, Foto : diskominfotikntb

CARI ATLIT-ATLIT BERBAKAT, TURNAMEN VOLLY BALL GUBERNUR CUP ANTAR PELAJAR SE NTB DIGELAR

Lombok Barat — Kejuaraan Bola Voly antar pelajar SLTA sederajat se NTB memperebutkan piala Gubernur Cup dimulai, Minggu (7/8) di GOR Mini, Gerung, Lombok Barat. Sebanyak 10 Tim dari 10 kabupaten/kota se NTB pada event untuk mencari atlit-atlit berbakat dari lingkungan pendidikan turut ambil bagian dalam Tournamen ini. Sekda NTB Drs. HL. GitaAriadi, M.Si mewakili Gubernur atas nama Pemprov NTB mengapresiasi gelaran turnamen bola voley ini. Ia memastikan atlit-atlit bola voley asal NTB cukup diperhitungkan di tingkat nasional, bahkan turut memperkuat tim voley nasional ke kejuaraan bertaraf internasional. Dikatakan, turnamen Voley Ball ini dinilai sebagai ajang untuk mencari bibit-bibit olahraga berbakat, bertalenta dan berprestasi, menjajdi atlit andalan NTB yang suatu saat nanti bisa mengharumkan nama daerah di ajang nasional bahkan internasional. Kecuali itu, Miq Gita sapaan akrabnya juga mengharapkan agar para atlit-atlit muda voley NTB bisa menunjukkan kemampuannya dalam event ini untuk mempersiapkan diri pada event-event nasional terutama menjelang terselenggaranya PON 2028 mendatang, dimana NTB sebagai tuan rumah. “Jadi kita inginkan, NTB tidak hanya sukses dalam sebagai tuan rumah PON 2028, namun juga jauh lebih penting bagaimana atlit-atlit NTB bisa menunjukkan kemampuannya untuk bisa meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada PON di NTB nanti,” harap mantan Kepala DPMTSP NTB ini. Untuk tujuan tersebut, Miq Gita memerintahkan secara khusus kepada Kadispora NTB untuk membenahi cabang olaharga yang belum secara serius melakukan pembinaan termasuk yang belum terbentuk kepengurusannya. “Dengan adanya pengurus yang terorganisir dengan baik, akan memudahkan untuk melakukan koordinasi, kolaborasi dan pembinaan secara lebih intens untuk meraih hasil yang lebih baik dari hasil pembinaan yang sudah dilakukan selama ini. Demikian juga kompetisi akan bisa terlaksana dengan baik jika koordinasi dan semangat untuk meraih prestasi di bidang olahraga tentu akan lebih mudah. Saya harapkan juga tim yang berlaga dalam event ini untuk tetap menjjunjung sportivitas bertanding dan memiliki mental bertanding yang tinggi untuk bisa meraih yang terbaik,” tutupnya.

Bupati Lombok Barat diwakili Asisten III Setdakab Lobar, H. Ilham, M.Pd berterima kasih atas terslenggaranya event ini di Lombok Barat. Ilham menyebutkan, banyak atlit-atlit asal Lombok Barat yang memperkuat NTB pada event-event nasional maupun internasional. Dirut Bank NTB Kukuh Raharjo berkomitmen untuk terus mendukung berbagai event olahraga yang melibatkan generasi muda yang dimulai dari sekolah-sekolah. Harapannya agar dari event-eventsemacam ini akan lahir atlit kebanggaan NTB menuju event nasional dan internasional. Ketua panitia penyelenggara Abdurrasyid Zainal mengungkapkan, kejuaraan bola voley ini ddikuti oleh 10 tim voley dari NTB. Masing-masing kabupate/kota mengirimkan masing-masing satu tim. Event ini sebagai ajang untukmemperoleh bibit-bibit handal NTB yang nantinya bisa memperkuat NTB di event nasional. Turnamen ini, kata Rasyid Zainal terselenggara atas kerjjasama pemprov NTB, Bank NTB, Pemkab Lombok Barat, PDAM Giri Menang dan sejumlah media online yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB.

Sumber : her/kominfotik, Foto : Diskominfotik

ROADSHOW INDUSTRIALISASI DI SUMBAWA, GUBERNUR NTB : KITA HARUS PUNYA KEBERANIAN MULAI MENGOLAH BAHAN MENTAH

Dalam roadshow industrialiasasi di Kabupaten Sumbawa, Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah mengajak Pemerintah Daerah untuk mengelola bahan mentah atau bahan baku dari sumber daya alam yang tersedia. Sehingga memiliki nilai tambah untuk kesejahteraan masyarakat. “Kita harus punya keberanian untuk mengolah sumber daya alam kita, seperti hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan potensi alam lainnya,”kata Bang Zul, panggilan populer Gubernur NTB, saat menghadiri dan menjadi narasumber pada kegiatan Roadshow Tematik dengan tema “Inovasi Halal dan Baik dalam Mendukung Percepatan Pembentukan Ekosistem Industri Halal, Jum’at (5/8/2022) di kantor Bupati Sumbawa. Didepan Guru Besar Unibraw Malang dan Kementerian Perindustrian, Gubernur NTB mengatakan bahwa kalau tidak dimulai, akan hanya sekedar retorika tanpa ada hasil apapun. Oleh karena itu industrialisasi ini merupakan kebutuhan. “Sampai sekarang, pabrik pengolahan ikan yang mangkrak di teluk Santong, tidak kita selesaikan. Padahal itu konsep Industrialiaasi paling nyata, pada sektor pengolahan ikan,”sebut Doktor Zul didampingi Ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah. Kalau dikelola dengan baik, maka akan memantik industrialisasi turunan disekitarnya. Masyarakat juga akan merasakan manfaat demi mewujudkan kesejahteraannya. Lebih lanjut jelas Gubernur, adanya perusaan besar seperti PT. Aman Mineral menjadi core industrinya. Oleh sebab itu, harus segera digesa untuk membicarakan kerjasama dalam penguatan industri UMKM. Sehingga, Pemda sudah mulai memikirkan untuk upgrading kapacity SDM di daerah. Menyiapkan tenaga kerja baik yang akan terlibat langsung maupun yang memperoleh penguatan seperti pelaku usaha “Perusahasn besar juga bukan hanya sekedar cari uang tapi membangun relasi yang konstruksi dengan lingkungan itu jauh lebih penting,”terangnya didepan pimpinan PT. AMAN.

Sementara itu, Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi Pemprov. NTB untuk ikut membangun daerah. “Terutama mensukseskan program industrialisasi. Mengolah bahan mentah agar memiliki nilai tambah,”ucapnya. Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim, Kejari, kepala OPD se Sumbawa, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se Kabupaten Sumbawa.

Sumber : edy/nia/opic/diskominfotikntb, Foto : Biro Adpimntb

GUBERNUR NTB : INDUSTRIALISASI KONSEP SEDERHANA

Industrialisasi merupakan konsep sederhana yang mengubah bahan baku agar memiliki nilai. Bukan hanya berbicara pabrik besar, tapi industrialiasi merupakan pendalaman struktur. Demikian pesan yang disampaikan Gubernur NTB Dr.H Zulkieflimansyah, setelah Road Show Industrialisasi di lanjutkan ke Kabupaten Sumbawa Besar, Jum’at (5/8/2022) dikantor Bupati Sumbawa. Dalam momentum tersebut, Gubernur NTB Dr.H Zulkieflimansyah menyampaikan bahwa industrialiasi merupakan pendalaman struktur. Dari produk lokal sederhana seperti bawang, kemudiannya mengolahnya menjadi bawang goreng. “Hasil pertanian kita seperti bawang goreng butuh industrialisi, pilihan industri ini sangat penting, kita harus berani memproduksi sendiri, kemudian mengolahnya menjadi barang dengan harga jual lebih tinggi,” ungkap Gubernur didampingi ketua Dekranasda NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah. Gubernur berkisah, beberapa bulan lalu, Kabupaten Sumbawa mengirim sapi ke luar daerah. Sementara, di luar daerah, daging sapi dari sumbawa tersebut di olah, kemudian menjualnya kembali ke sumbawa dengan harga yang jauh lebih mahal. “Kenapa kita takut potong disini, kemudian mengolahnya. Padahal, mengolah produk bisa memunculkan pekerjaan baru, hingga mengurangi pengangguran,” tambah Gubernur di dampingi Bupati Kabupaten Sumbawa Besar. Industrialisasi, lanjut Gubernur, bukan untuk gagah-gagahan. Kehadiran sektor industri juga harus didukung dengan kualitas produk yang berkualitas. “Industrialisasi ini kebutuhan pembangunan, Industrialisasi jalan panjang. Terjal. Tapi ingat! Kita harus melaluinya.” Tegas Gubernur mengakhiri sambutannya didepan Bupati Sumbawa. Turut mendampingi Gubernur, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperasi UKM, Kadis Pertanian, Kadis LHK, Kadis Pariwisata, Kadis Peternakan, Kadis Dikbud, Kadis Kesehatan, Kadis PMPD, Kadis Kominfo dan Biro Perekonomian Setda Provinsi NTB. Hadir juga pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Sekda Sumbawa, Kapolres, Dandim, Kejari, kepala OPD se Sumbawa, pimpinan PT. Aman Mineral, Tokoh Agama, masyarakat dan pelaku UMKM se Kabupaten Sumbawa.

Sumber : nia/edy/opic/diskominfotikntb, Foto : Biro Adpimntb

HADIRI DIALOG INTERAKTIF DAN SOSIALISASI KINERJA DPR RI BERSAMA WARTAWAN PARLEMEN, INI PESAN SEKDA NTB

Mewakili Gubernur, Sekretaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi M.Si., menghadiri acara Dialog Interaktif dan Sosialisasi Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen dengan tema “Perkuat Kolaborasi Media dan Parlemen Wujudkan Parlemen Modern”, bertempat di Hotel Raja Kuta Mandalika Lombok Tengah, (5/08). Miq Gita sapaan akrab Sekda berpesan kepada Wartawan Parlemen DPR RI untuk mengkomfirmasi anggota DPR RI Dapil NTB untuk mengetahui perkembangan dan opininya untuk Daerah NTB terkait apa yang diperjuangkan di Pusat. Sehingga dengan sigap melakukan sinergi dan kolaborasi dengan mereka. “Maka dengan cara itu kedepan akan semakin indah sehingga masyarakat NTB tahu apa mereka perjuangkan di Jakarta,” tegasnya. Selain itu, Miq Gita menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kegiatan Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI bersama Wartawan Parlemen dipilihnya Lombok sebagai tempat kegiatan. “Sambil rekreasi, nikmatilah pantai Mandalika dan sekitarnya selama berkegiatan dan sebagai bentuk ucapan terimakasih, kami menyiapkan 10 tiket gratis nonton WSBK di sirkuit Mandalika tahun depan,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan terimakasih kepada pemerintah daerah NTB menerima dengan baik kedatangan bersama rombongan. Disebutkan Wakil Ketua BURT DPR RI, tujuan kegiatan ini dalam rangka memperkuat kerjasama dan kalaborasi dengan media diera kemajuan teknologi dan informasi dengan cepat sehingga mampu mewujudkan parlemen yang modern. “Karena itu, kami minta kepada teman-teman wartawan agar menyampaikan pesan-pesan informasi yang baik, yang positif kepada masyarakat apa adanya,” ajaknya. Untuk diketahui di parlemen diisi oleh berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Sehingga perlu dilakukan penguatan kalaborasi dengan insan media sebagai lidah penyampai informasi kepada masyarakat.

Sumber : san/Irfan/diskominfotik, Foto : diskominfotik

SEKDA NTB AJAK PMII UNTUK TERUS BERIKAN EDUKASI KE MASYARAKAT

Mataram – – Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi, M.Si mengajak Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB untuk dapat mengedukasi masyarakat, terkait permasalahan stunting, perdagangan orang, pernikahan dini dan lain sebagainya. “PMII harus bergerak, edukasi ibu bapak sanak saudara kita agar terhindari dari berbagai permalahan yang ada disekitar masyarakat, seperti maraknya kasus stunting yang akar mulanya dari pernikahan dini yang harus dicegah, hadirnya PMII ditengah masyarakat tentu dapat mengedukasinya,” tutur Sekda NTB saat menerima audiensi PMII di Ruang Rapat Sekda NTB, Jum’at (05/08). Ia juga berpesan agar setiap program – program kerja dari PMII dapat turun langsung ke masyarakat. sehingga berbagai permaslahan dapat diselesaikan dari hulu ke hilir, jangan lagi ada Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, banyaknya masyarakat yang masih menggunakan calo. “Jangan sampai hal – hal seperti ini kita diamkan, termasuk masyarakat yang pergi menjadi tenaga kerja ilegal tanpa prosedur yang jelas. Inilah yang menjadi masalah, baik musibah kecelakaan di perjalanan, diperlakukan tidak senonoh di tempat kerja, tidak dapat perlindungan karena diluar jangkauan jalur-jalur resmi pemerintah,” ungkap Miq Gite. Disamping itu, Miq Gite memberikan apresiasi dan dukungan terhadap PMII yang akan mengikuti Seminar Nasional oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC) Bali Musa Tenggara yang akan dilaksanakan pada 14-16 Agustus di Denpasar Bali.

Sekretaris Umum PMII NTB, Muhammad Faozan berharap agar PMII dan Pemerintah Daerah dapat terus  bersinergi dalam melakukan penanggulangan stunting, pernikahan dini maupun perdagangan orang.”Kita berharap kesinambungan PMII, Stakeholder terkait dan Pemerintah Daerah untuk menanggulangi pernikahan dini maupun stunting ini kita bersinergi dalam upaya penanggulangan hal tersebut,” tutupnya.

Sumber : ser/opk/diskominfotik)

HADIRI RAKER DIPIMPIN WAKIL PRESIDEN RI, WAGUB NTB : POSYANDU KELUARGA KITA AKTIF

Wakil Gubernur (Wagub) NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, mengatakan bahwa keberadaan Posyandu Keluarga di 10 Kabupaten-Kota, sangat aktif mengkampayekan dan melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan menekan stunting. “Alhamdulillah Posyandu keluarga kita di NTB aktif semua,”kata Wagub saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin, membahas percepatan penurunan stunting di NTB. Kamis, 4 Agustus 2022 di Jakarta. Sehingga, lanjut Ummi Rohmi sapaan Wakil Gubernur, bahwa semua posyandu keluarga di NTB, telah memiliki data stunting by name by address yang berbasis dusun. “Hal ini memudahkan penanganan deteksi awal dalam gejala stunting dan menangani stunting,”ujarnya. Ditambahnya, bahwa dengan data penanganavakan lebih efektif, untuk mencegah dan menangani stunting di NTB Namun, mencegah dan penanganan ini, membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak. Dari lingkungan keluarga, dusun, desa, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi dan pusat. “Stunting harus kita perangi bersama, demi mewujudkan generasi Nusa Tenggara Barat yang semakin baik,”tutupnya. Keberhasilan program revitalisasi posyandu keluarga di era kepemimpinan Zul-Rohmi, hingga 100 persen, merupakan ikhtiar untuk mengatasi berbagai persolan sosial kemasyarakatan, pendidikan, kesehatan berbasis dusun.

Sumber : edy/irfan/diskominfotikntb, Foto : diskominfotikntb